Allegri Bukan Penyebab Kepergian Leonardo Bonucci

Kepindahan Leonardo Bonucci menuju salah satu klub rival, AC Milan, pada bursa transfer musim panas kemarin, masih benar-benar jadi tanda tanya besar di kalangan para fans. Banyak kabar yang mengklaim bahwa kepergian Bonucci pada musim panas kemarin dikarenakan manajer Massimilliano Allegri, namun hal ini dibantah CEO juventus, Beppe Marotta.

Allegri Bukan Penyebab Kepergian Leonardo Bonucci

Sebagaimana diketahui, Bonucci yang telah menghabiskan tak kurang dari tujuh tahun sebagai pemain Juventus dan memenangkan enam Scudetto diantaranya, secara mengejutkan memutuskan untuk hengkang pada brusa transfer musim panas kemarin. Yang mengejutkan adalah, sang memutuskan bergabung dengan salah satu klub rival abadi Bianconneri, AC milan.

Ya, Bonucci ditebus lewat banderol senilai 42 Juta Euro, dan semenjak kepergiannya, banyak beredar spekulasi tentang keputusan Bonucci meninggalkan Turin. Salah satu spekulasi yang populer adalah konflik yang terjadi antara sang pemain dengan manajer Bianconneri, Massimilliano Allegri.

Dikabarkan, Bonucci dan Allegri sudah berkonflik sebelum partai final Liga Champions Eropa, dimana sang defender merasa tak setuju dengan sejumlah keputusan manajernya itu. Puncak dari konflik kedua pemain adalah di partai final Liga champions melawan Real Madrid, dan pasca kekalahan dari Los Blancos, konflik tersebut diklaim kian parah.

Namun, Beppe Marotta selaku CEO Juventus, mencoba untuk meluruskan rumor tersbut, dan membantah bahwa Allegri adalah penyebab dari kepergian Bonucci dari turin.

“Saya ingin menekankan bahwa Bonucci pergi bukan karena Allegri, Allegri bukan penyebabnya. Kami sudah melakukan persiapan, karena dalam diskusi antara klub dengan pemainnya, secara normal, Bonucci menunjukkan ketidakpuasan.” ungkap Marotta dalam wawancaranya dengan Il Giornale.

Bonucci merupakan sosok penting dalam keberhasilan Juventus meraih scudetto Serie A secara beruntun dalam enam musim terakhir.