Disebut Jadi Penyebab Dipecatnya Mourinho, Ini Kata Shaqiri

Gelandang Liverpool, Xherdan Shaqiri dianggap sebagai biang kerok pemecatan manajer asal Portugal, Jose Mourinho dari kursi pelatih Manchester United pada awal pekan ini. Terkait dengan tudingan tersebut, mantan pemain Bayern Munchen ini menepisnya namun tak memungkiri bahwa dia akan tetap mengenang anggapan publik ini.Disebut Jadi Penyebab Dipecatnya Mourinho, Ini Kata Shaqiri

Sebagaimana diketahui, pada awal pekan ini, Manchester United mengumumkan keputusan mereka berpisah dengan Jose Mourinho. Ya, pelatih asal Portugal tersebut telah resmi didepak dari kursi manajer setelah kurang lebih dua setegah tahun lamanya menjalankan tugas tersebut. Bisa dikatakan pemecatan ini disebabkan serangkaian hasil mengecewakan di awal musim, tapi puncaknya adalah kekalahan telak 1-3 dari Liverpool akhir pekan kemarin.

Pasalnya, hanya dua hari berselang setelah kekalahan tersebut, Manchester United lantas mengumumkan keputusan pemecatan ini. Karenanya, banyak yang beranggapan bahwa Xherdan Shaqiri yang mencetak dua gol kemenangan dalam pertandingan melawan Setan Merah kemarin adalah biang kerok pemecatan Jose Mourinho dari kursi pelatih. Mendengar anggapan tersebut, Shaqiri sendiri mengakui banyak menerima pesan dari teman-temannya mengenai hal serupa, tapi pemain Timnas Swiss ini menolak anggapan tersebut.

Walau begitu, Shaqiri mengakui dwigol ke gawang MU yang kemudian membuat Mourinho dipecat bakal terus dia kenang dalam perjalanan karirnya.

“Saya mendapatkan banyak pesan dari teman-teman, ketika hal itu [pemecatan Mourinho] terjadi. Sebenarnya saya sudah mendapat banyak pesan usai laga kontra United dan kemudian, ketika berita soal pemecatan Mourinho muncul, saya mendapat sebuah pesan yang mengatakan: ‘Itu terjadi karena kesalahan Anda!’ tapi kadang sepakbola memang seperti itu.”

“Saya berpikir keinginan mereka [United] untuk mengganti manajer tidak hanya karena kekalahan dari Liverpool. Ada alasan lainnya, namun jelas bahwa artinya laga itu masuk dalam sejarah. Partai yang juga bakal jadi bagian sejarah saya,” ungkap Shaqiri pada The Guardian.