Eden Hazad Dipersilahkan Tinggalkan Chelsea

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri akhirnya turut angkat bicara mengenai masa depan gelandang andalannya, Eden Hazard yang belakangan kerap kali diisukan dengan raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid. Menurut eks pelatih Napoli ini, Hazard sudah cukup dewasa untuk menentukan masa depannya dan jika memang ingin pergi dari Stamford Bridge, maka itulah yang harus dilakukan.

Eden Hazad Dipersilahkan Tinggalkan Real Madrid

Eden Hazard, 28 tahun, memang harus diakui adalah salah satu pemain terbaik eropa dalam beberapa tahun terakhir ini, menyusul performanya yang terbilang konsisten bersama dengan Chelsea. Dan juga bersama dengan tim Nasional Belgia di kancah Internasional. Menyusul minimnya peluang menikmati gelar juara bersama dengan The Blues, muncul kabar yang mengklaim Hazard berencana hengkang dari Stamford Bridge.

Kabar ini sudah terdengar sejak beberapa tahun lalu, dengan raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid yang dipercaya jadi destinasi eks Lille ini. Meski pada akhirnya bertahan di Stamford bridge, tapi banyak yang percaya bahwa Hazard suatu saat nanti akan merapat ke Santiago Bernabeu. Bahkan, sang pemain sendiri juga sempat mengakui keinginannya bermain bagi Real Madrid. Terkait dengan polemik spekulasi transfer ini, pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, akhirnya angkat bicara.

Menurutnya, Hazard sudah bisa menentukan masa depannya sendiri, dan jika ingin pergi, Sarri tidakakan menghalanginya, tapi secara pribadi eks pelatih Napoli menginginkan Hazard bertahan.

“Eden sudah 28 tahun dan jika dia ingin pergi [ke Madrid], saya pikir dia memang sebaiknya pergi. Tentu saja, saya berharap Eden membuat keputusan sebaliknya. Saya berharap dia bertahan dan berkembang bersama kami. Dia punya potensi jadi pemain terbaik Eropa. Dia juga kadang tetap bahagia dengan sesuatu yang kurang [sempurna].”

“Adalah tugas saya untuk meningkatkan kualitas dan menempatkan Eden pada posisi di mana dia bisa melakukan yang terbaik. Bagaimanapun, saya dibuat bahagia dengan performa terkininya,” tutur Sarri, seperti dikutip BBC Sports.