Gagal Menang di Paris, Ancelotti Kecewa dan Marah

Gol spektakuler Angel Di Maria membatalkan pesta kemenangan Napoli di Parc des Princes, padahal tinggal sedikit lagi bagi raksasa Serie A Italia tersebut untuk semakin mantap di puncak klasemen sementara. Tak heran jika kemudian pelatih Carlo Ancelotti merasa kesal dengan hasil ini, dan menyebut para pemainnya amat kecewa dengan satu poin di Paris.

Carlo Ancelotti dan klubnya

Sebagaimana diketahui, Napoli bertandang ke Paris untuk berhadapan dengan tuan rumah Paris Saint-Germain pada matchdays ke-3 fase Group Liga Champions Eropa, kamis dinihari WIB (25/10) waktu setempat. Dalam pertandingan tersebut, skuat arahan Carlo Ancelotti berhasil lebih dulu unggul berkat gol yang dicetak Lorenzo Insigne pada babak pertamanya, tepatnya pada menit ke-22. Skor 1-0 bertahan sampai jeda pertandingan.

Kemudian di awal babak kedua, tuan rumah Paris Saint-Germain berhasil mencetak gol penyama kedudukan berkat gol bunuh diri yang dicetak Mario Rui. Selang beberapa menit kemudian, Dries Mertens membawa Partneopei kembali unggul, 1-2. Skor bertahan sampai 90 menit pertandingan, tapi pesta kemenangan Napoli kemudian digagalkan oleh Gol Spektakuler Angel di Maria pada menit-menit akhir pertandingan.

Selepas laga, pelatih Napoli, carlo Ancelotti mengaku kesal dan kecewa karena timnya sudah berada di ambang tiga poin penting.

“Kami nyaris saja meraih kemenangan dan senang dengan performa yang sudah para pemain tunjukkan. Namun kami juga marah dan kecewa karena kebobolan gol penyetara kedudukan di menit ke-93,”

“Di Maria secara luar biasa bisa melepaskan tembakan yang mengarah ke pojok kanan gawang Napoli di menit krusial. Itulah yang Anda dapatkan bila memiliki begitu banyak pemain berkualitas di skuat Anda. Hasil ini bakal membuat pertemuan kedua kami di San Paolo esok bakal menentukan untuk kelolosan kami dari grup ini. Kami akan bermain di kandang sendiri dan itu akan jadi bonus ekstra,” ujar Ancelotti, seperti dikutip Sky Sport Italia.