Jumpa Manchester United, PSG Bukan Favorit

Hasil drawing babak 16 besar Liga Champions Eropa musim ini dipastikan bakal mempertemukan dua raksasa Eropa, Paris Saint-Germain dan Manchester United. Di atas kertas, juara bertahan Ligue 1 Prancis terlihat lebih unggul dibandingkan wakil Premier League jika menilik performa kedua tim di awal musim ini. Tapi pelatih PSG, Thomas Tuchel justru menepis anggapan bahwa timnya adalah tim favorit untuk melaju ke babak berikutnya.

Jumpa Manchester United, PSG Bukan Favorit

Sebagaimana diketahui, Paris Saint-Germain telah berhasil melangkah ke babak 16 besar Liga Champions Eropa musim ini berkat finish sebagai pemuncak klasemen group C. Sedangkan Manchester United cukup susah payah bisa mengamankan posisi ke-2 pada klasemen akhir di babak yang sama. Nah, berdasarkan hasil undian babak knock out yang dilakukan UEFA pada Senin kemarin (17/12), kedua tim ini dipastikan bakal saling berhadapan di dua leg babak 16 besar.

Bicara statistik, tidak bisa dipungkiri Paris Saint-Germain adalah tim yang lebih diunggulkan menang dalam pertandingan nanti, sebagaimana mereka mencatatkan performa yang sangat apik di awal musim ini. Berbeda dengan Manchester united yang telan lima kekalahan dari 17 partai Liga Primer, dimana catatan buruk tersebut juga yang membuat pelatih Jose Mourinho didepak dari kursi manajer pada awal pekan ini.

Namun demikian, pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, menaruh respek yang tinggi terhadap Setan Merah, dan menampik anggapan yang mengklaim bahwa timnya lebih favorit untuk melangkah ke babak delapan besar

“Saya kira kami bukanlah favorit [di laga kontra United], Akan tetapi ini adalah sebuah tantangan, saya percaya diri terhadap skuat yang saya miliki. Kami harus menunjukkan rasa hormat kepada United, akan tetapi kami selalu menyimpan keyakinan pada diri kami sendiri,” ujar Tuchel kepada jurnalis.