Jurgen Klopp Sebut Mourinho Harus Terima Konsekuensi

Pemecatan Jose Mourinho dari Kursi manajer Manchester United menjadi salah satu perbincangan terhangat belakangan ini. Banyak pihak yang ikut terpancing untuk berkomentar, salah satunya adalah pelatih Liverpool Jurgen Klopp. Menurut sosok yang pernah terlibat PSY War bersama The Special One, pemecatan adalah hal yang normal menimpa pelatih, dan Mourinho menurutnya harus menerima konsekuensi ketiga gagal memenuhi ekspektasi.

Jurgen Klopp Sebut Mourinho Harus Terima Konsekuensi

Sebagaimana diketahui, Manchester United memang mendapati serangkaian hasil mengecewakan di awal musim ini, puncaknya adalah kekalahan telak dari Liverpool dalam lanjutan matchdays ke-17 akhir pekan kemarin, yang membuat Setan Merah terjebak di peringkat ke-6 pada klasemen sementara, atau tertinggal 19 poin dari Liverpool yang berada di puncak klasemen. Selang dua hari setelah kekalahan tersebut, Manchester United langsung mengambil langkah tegas dengan memecat Jose Mourinho dari kursi manajer.

Pemecatan yang diumumkan Setan Merah pada awal pekan ini terdengar cukup mengejutkan, dan memancing komentar sejumlah pihak, termasuk diantaranya pelatih Liverpool, Jurgen klopp yang sempat terlibat PSY War dengan The Special One. Menurut Klopp, Mourinho harus menerima konsekuensi ketika timnya mendapati hasil yang tak sesuai harapan.

“Ia ingin menjadi sukses di United dan sudah, tapi kemudian situasi tak berjalan seperti yang diinginkan semua orang. Maka Anda harus menerima konsekuensi. Seperti itulah pekerjaan kami. Selalu saya katakan itu. Sama juga bagi saya dan jika klub berpikir ada seseorang yang bisa melakukan tugas lebih baik, maka mereka melakukan perubahan.”

“Hari ini, seperti itulah. Tak ada yang melihat bagaimana kami bermain dalam laga terakhir; jika mereka berpikir ada seseorang yang bisa melakukan lebih baik, maka ubahlah. Dalam pekerjaan kami, itu bisa menjadi sangat mahal bagi klub. Itu sebenarnya satu-satunya yang terkadang menyelamatkan hidup kami, tapi seperti itulah situasinya.” ujar Klopp.