Kenangan Buruk Jese Rodriguez di Real Madrid

Penyerang muda Spanyol, Jese Rodriguez, angkat bicara mengenai kenangannya selama berseragam Real Madrid, dimana setidaknya ada dua hal yang menyisakan kenangan buruk bersama raksasa La Liga Spanyol tersebut, termasuk fakta bahwa dia tidak memiliki seorang teman di ruang ganti dan enggan berlatih keras selepas pulih dari cedera untuk mendapati kembali performa terbaiknya bersama klub.

Kenangan Buruk Jese Rodriguez di Real Madrid

Sebagaimana diketaui, Jese Rodriguez memang sempat didapuk jadi penyerang masa depan Real Madrid, saat kemunculannya dari tim akademi Los Blancos pada tahun 2011 silam. Sayang, karena masih adanya sosok-sosok berpengalaman seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema dan Gareth Bale saat itu, Jese hanya jadi pemain cadangan, walau begitu masa depannya terlihat cukup menjanjikan.

Hanya saja, sejak mengalami cedera cukup para pada tahun 2015, Jese mulai kehilangan menit bermain sampai memutuskan hengkang ke klub Prancis, Paris Saint-Germain. Sayangnya, karir sang pemain Spanyol di Real Madrid juga tak berjalan baik, dia tersisih dari skuat utama, dan akhirnya dipinjamkan ke Las Palmas dan sekarang Stoke City.

Namun bukan karirnya di PSG yang disesali oleh pemain berusia 25 tahun tersebut, melainkan karirnya bersama dengan Real Madrid, dimana dia merasa tidak memiliki seorang teman pun di ruang ganti klub Spanyol itu.

“Saat anda meninggalkan sebuah klub, anda akan menyadari banyak hal. Tetapi ini bukan kritik, semua orang bisa melakukan apapun yang dia inginkan. Saya kira saya punya teman di ruang ganti Madrid, dan ternyata saya salah. Mereka bukan lagi teman, sebab mereka tidak membalas pesan ataupun bertanya kondisi saya,” ujar Jese kepada AS.

“Apa yang paling saya sesali adalah tidak mengambil keuntungan dari momen yang saya punya di Madrid usai cedera. Saya terus berpikir andaikan saya memanfaatkannya dengan serius seperti sekarang…,” tambahnya.