Ketika Bernardeschi Membuat Max Allegri Geram

Tidak bisa disangkal bahwa sejak didatangkan dari Fiorentina pada bursa transfer musim panas tahun 2017 kemarin, Federico Bernardeschi adalah salah satu pemain yang diandalkan pelatih Max Allegri di sektor sayap. Meski demikian, bukan berarti pemain Timnas Italia itu terbebas dari amarah sang manajer, karena baru-baru ini yang bersangkutan membuat sang juru taktik benar-benar geram.

Ketika Bernardeschi Membuat Max Allegri Geram

Federico Bernardeschi, 24 tahun, didatangkan Juventus dari Fiorentina pada bursa transfer musim panas tahun 2017 kemarin. Sejak bergabung, yang bersangkutan memang sering kali jadi andalan pelatih Massimilliano Allegri pada sektor sayap. Termasuk dalam pertandingan tengah pekan kemarin melawan BSC Young Boys, dimana bernardeschi dipercaya turun sebagai starter.

Memang, sang pemain tampil bagus dalam pertandingan tersebut, membantu Juventus meraih kemenangan telak 3-0 atas tim tamu. Tapi, salah satu aksinya di atas lapangan sempat membuat pelatih Max Allegri geram. Meski tidak menuturkan secara langsung, tapi sang juru taktik sempat mengumpat lantaran Bernardeschi tidak mengirim umpan kepada rekan terdekatnya, padahal saat itu sedang dalam posisi menyerang.

“Itu [harusnya] dioper! Anda harus maju untuk dapat mencetak gol. Keluarkan dia [Bernardeschi] sekarang, kami [Juve] bukanlah Fiorentina!” teriak Allegri, dalam video yang direkam oleh seorang Juventini.

Selepas pertandingan, Bernardeschi sendiri mengakui kesalahan yang dilakukannya. Namun dirinya tak masalah dengan kemarahan Allegri dan berjanji bakal melakukannya lebih baik, pada laga-laga ke depan.

“Allegri memekik telinga saya, karena saya tidak mengumpan bola dalam dua insiden penyerangan. Namun saya tetap merasa nyaman bersamanya. Hubungan saya dan Allegri sangat indah,” ungkap Bernardeschi, seperti dikutip Sky Sport Italia.

Paulo Dybala menjadi bintang kemenangan telak yang diraih Juventus dalam laga tersebut lewat torehan hattricknya. Berkat kemenangan itu, Juve kini duduk di puncak klasemen dengan enam poin sempurna.