Pelatih Kulit Hitam Hanya Dipandang Sebelah Mata

Salah seorang legenda Barcelona dan Chelsea, Samuel Eto’o, baru-baru ini mengeluarkan pendapat yang sedikit menarik perhatian sejumlah pihak. Bagaimana tidak ? Sosok yang kini berkarir di Liga Qatar ini mengutarakan pendapatnya bahwa pelatih berkulit hitam hanya dipandang sebelah mata, sehingga jarang mendapat kesempatan unjuk gigi.Pelatih Kulit Hitam Hanya Dipandang Sebelah Mata

Sebagaimana diketahui, Pelatih pelatih Sepakbola yang belakangan ini sering mendapat sanjungan karena prestasinya memang didominasi orang kulit putih, sebut saja Pep Guardiola, Zinedine Zidane, Antonio Conte, Jose Mourinho, Massimilliano Allegri, Carlo Ancelotti dan masih banyak lainnya.

Memang harus diakui, jarang bahkan mungkin tidak ada pelatih berkulit hitam yang unjuk gigi dalam meramu taktik, meskipun tidak sedikit dari mereka yang berprestasi semasa masih aktif bermain. Hal inilah yang membuat Eto’o menilai bahwa situasi tersebut terjadi karena memang pelatih berkulit hitam dianggap sebagai pelatih kelas dua, dikesampingkan bahkan tidak menarik perhatian klub-klub elit Eropa.

Walau demikian, Eto’o berambisi untuk bisa mencatat prestasi yang gemilang sebagai pelatih kulit hitam.

“Beberapa mantan pemain berkulit hitam enggan menjadi pelatih, bahkan jika mereka sebenarnya ingin. Tentu saja, ada banyak pelatih asal Afrika yang punya kualifikasi, tapi tidak ada yang mempercayai mereka, tidak seperti pelatih-pelatih lainnya.”

“Para pelatih yang punya perbedaan warna telah berkecil hati karena mereka dipandang sebagai warga kelas dua. Tapi tetap, saya menjadi juara di Eropa sebagai pemain dan saya harus bisa melakukannya juga sebagai pelatih.” klaim Eto’o kepada Marca.

Sebagai informasi, Samuel Eto’o, 37 tahun, saat ini masih aktif bermain setelah bergabung dengan klub Qatar Stars League (QSL), Qatar SC pada Agustus lalu. Yang bersangkutan kabarnya tengah mengikuti kursus kepelatihan dan berencana memulai karirnya di bidang manajerial pada akhir musim nanti.