Pellegrini bercerita Tentang Beratnya Tekanan di Real Madrid

Menangani tim sekelas Real Madrid memang tidak pernah mudah, setidaknya hal tersebut sudah dirasakan oleh mantan pelatih mereka, Manuel pellegrini, yang hanya mampu bertahan semusim saja di kursi manajer. Nah, baru-baru ini sosok yang juga pernah menangani Manchester City itu bercerita tentang tekanan yang dia rasakan saat menukangi Real Madrid dulu.

Pellegrini bercerita Tentang Beratnya Tekanan di Real Madrid

Saat ini, pelatih Real Madrid Julen Lopetegui, tengah mengahadapi tekanan yang berat di kursi manajer Los Blancos, seiring dengan serangkaian hasil negatif yang didapat tim asuhannya. Dalam empat pertandingan terakhirnya di semua ajang, Real Madrid telan tiga kekalahan dan tertahan imbang sekali. Ironisnya lagi, pada empat pertandingan tersebut, Real Madrid tak pernah mencetak satu gol pun, dimana itu jadi rekor terburruk mereka sejak tahun 1985 silam.

Tak heran jika belakangan ini, mulai bermunculan spekulasi pemecatan Lopetegui dari kursi manajer, bahkan sudah muncul beberapa nama manajer top yang dipercaya berpeluang jadi pengganti pelatih asal Spanyol tersebut.

Tentu saja Lopetegui bukan pelatih pertama yang mengalami situasi seperti ini, ada banyak pelatih sebelumnya yang juga merasakan tekanan berat serta ekspektasi yang terlampaui tinggi. Misalnya Manuel Pellegrini, yang pernah bekerja semusim di Santiago Bernabeu, tepatnya pada musim 2009/10 silam. Baru-baru ini, pelatih yang sekarang bekerja sebagai pelatih West Ham United itu bercerita tentang pengalamannya menangani Madrid.

“Tekanan di Real Madrid selalu sama untuk siapa pun. Mereka adalah tim yang sulit dikelola karena bahkan hasil imbang akan membunyikan bel ancaman itu. Lopetegui memiliki pengalaman yang dia dapatkan bersama timnas Spanyol dan dia akan menuntaskan proyek yang dia bangun itu. Para pemain adalah pihak yang harus melakukan pekerjaan di lapangan dan Madrid memiliki banyak pemain kelas dunia dan alternatif lainnya yang sangat bagus,” kata Pellegrini di express.