Tahun 2018 Jadi Tahun Terburuk Dalam Sejarah Timnas Jerman

Tim Nasional Jerman boleh jadi merupakan juara dunia di tahun 2014 silam, dan disebut-sebut sebagai tim bertabur bintang saat ini, namun faktanya tahun 2018 ini tercatat sebagai tahun terburuk dalam sejarah mereka. Lantas, mengapa disebut sebagai tahun terburuk ? Hal tersebut karena faktanya Jerman mencatat rekor kekalahan terbanyak dalam sejarah mereka.

Tahun 2018 Jadi Tahun Terburuk Dalam Sejarah Timnas Jerman

Seperti diketahui, tim Nasional Jerman dianggap sebagai salah satu favorit pada ajang Piala dunia 2018 di Rusia kemarin, sebagaimana mereka adalah juara bertahan kompetisi yang sebelumnya menjuarai turnamen Piala dunia 2014. Namun sayangnya, Jerman melanjutkan kutukan Piala dunia di Fase Group. Mereka tak hanya sekedar gagal melangkah ke babak gugur, tapi juga finish di peringkat terbawah pada klasemen akhir Group D.

Pahit yang dirasakan Jerman tak terhenti sampai disitu, faktanya kekalahan dari Prancis di ajang UEFA Nations League yang berlangsung rabu dinihari WIB (17/10) waktu setempat adalah kekalahan ke-6 yang ditelan Die Mannschaft dalam 10 laga terakhir mereka yang tanpa kemenangan.

Sepanjang tahun ini, Die Mannschaft sudah takluk melawan Brasil, Austria, Meksiko, Korea Selatan, Belanda, dan sekarang Prancis memperpanjang catatan buruk tersebut. Tim asuhan Joachim Low ini sebetulnya punya peluang bangkit di partai kontra Les Bleus yang digelar di Stade de France. Toni Kroos membuka keunggulan lebih dulu lewat titik putih, namun sepasang gol Antoine Griezmann di babak kedua untuk memastikan tahun terburuk Jerman.

Satu-satunya kabar baik buat Jerman di laga ini adalah gol penalti Kroos, yang menjadi gol pertama mereka setelah gagal mencetak gol dalam tiga laga kompetitif terakhir. Selanjutnya, rekor-rekor buruk lain membuntuti di belakang. Tentu saja, rekor buruk ini memunculkan spekulasi pemecatan Joachim Low di kursi pelatih. Dan bisa dikatakan situasi buruk ini menambah derita Timnas Jerman setelah terdengarnya isu rasisme terhadap gelandang berdarah Turki, Mesut Ozil.