Terkait Krisis Manchester United, Pep Guardiola Kalem

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola memilih kalem menanggapi krisis yang tengah dihadapi pelatih klub rival, Jose Mourinho. Menurutnya, Juru taktik asal Portugal tersebut masih merupakan pelatih top, dan ini masih terlalu awal untuk menilai hasil pekerjaannya musim ini, karena kompetisi sesungguhnya baru akan dimulai setelah Jeda Internasional mendatang.

Terkait Krisis Manchester United, Pep Guardiola Kalem

Seperti diketahui, Manchester United saat ini memang tengah berada dalam periode krisis, tapi sebenarnya penilaian publik terlalu dini, karena Premier League musim 2018/19 baru saja dimulai. Setelah meraih kemenangan atas Leicester City di partai pertama, Setan Merah secara tak terduga telan kekalahan 2-3 dari Brighton and Hove Albion, dan pada matchdays ke-3 saat menjamu Tottenham Hotspur, mereka dipermalukan dengan skor telak 0-3.

Dua kekalahan beruntun ini membuat Manchester United disebut tengah berada dalam periode yang krisis, dan manajer Jose Mourinho disalahkan atas fakta tersebut. Terkait hal ini, manajer Manchester City pep Guardiola menilai bahwa publik terlalu dini dalam menarik kesimpulan, karena faktanya baru tiga pertandingan yang berlangsung di ajang Premier League musim ini.

Tapi dia juga membenarkan bahwa sudah menjadi resiko pelatih untuk disalahkan ketika tim asuhannya telan kekalahan.

“Manchester United masih hebat, tim top. Kita masih berada di Agustus, Masih ada banyak poin yang bisa didapatkan dan setelah jeda pekan internasional [bulan ini] maka kompetisi sebenarnya akan dimulai.”

“Sayangnya tekanan memang ada pada pekerjaan kami. Pekerjaan kami bergantung pada hasil akhir. Ketika menang maka kami akan baik-baik saja, namun ketika tidak maka sebaliknya, sederhana seperti itu. Yang terpenting adalah untuk mengetahui kualitas dan saya percaya ketika Anda berada di level Liga Primer, semua manajer di sini ada karena mereka top,” ujar Guardiola kepada BBC Sport.