Tolak Liverpool Demi Tottenham, Delle Ali Disanjung

Gelandang Tim Nasional Inggris, Delle Ali mendapat sanjungan dari salah seorang mantan pesepakbola Inggris, Danny Murphy, tak hanya terkait dengan perkembangannya selama beberapa tahun terakhir ini, tapi juga tentang keputusannya menolak tawaran dari Liverpool untuk bergabung dengan Tottenham Hotspur. Menurut Murphy, Ali mungkin tak jadi pemain seperti sekarang ini jika memilih merapat ke Liverpool.

Tolak Liverpool Demi Tottenham, Delle Ali Disanjung

Sebagaimana diketahui, Delle ali bergabung dengan Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas tahun 2015 silam dari MK Dons. Saat itu, sebenarya yang bersangkutan juga mendapat tawaran dari raksasa Premier Leaue lainnya, Liverpool, tapi ketika itu Alli lebih memilih bergabung dengan Tottenham Hotspur. Bersama dengan Spurs, sang gelandang berkembang dengan sangat pesat, menjadi salah satu gelandang terbaik Eropa bahkan pernah memenangkan penghargaan sebagai pemain muda terbaik Inggris.

Murphy menilai, mungkin nasib bagus yang dijalani ali saat ini tidak akan sama jika yang bersangkutan memilih bergabung dengn Liverpool tiga tahun lalu.

“Saya menykai Dele Alli, dia pemain top. Mari beri sediit pujian untuk Spurs di sini, mereka sudah memberinya sarana setiap pekan untuk berkembang sebagai pemain muda yang datang dari liga yang lebih rendah. Jika dia pergi ke Liverpool, yang nyaris dia perbuat, saya tak yakin dia bisa memainkan laga sebanyak ini.” ujar Murphy di tribalfootball.

Lebih lanjut, murphy juga menyanjung kualitas dari manajer spurs, Mauricio Pochettino yang cukup berani dalam memadukan para pemain muda minimm pengalaman dalam skuatnya.

“Ya, [pujian untuk Pochettino], bekerja dengan dia di sesi latihan. Klub membuat keputusan tepat saat memilih pelatih yang mau mengembangkan pemain muda dan bekerja dengan dia. Namun Tottenham juga pantas dipuji, saya pikir dia [Alli] sudah mengatakannya sejak menandatangani kontrak, bahwa dia bersyukur karena sarana yang hebat dan suporter yang hebat. Saya pikir tak ada tim besar lainnya dalam Top Six di mana dia bisa bermain sebanyak yang sudah dia lewati.”